Kenapa saya suka ayam goreng?

29 Jan 2009

Setiap kali saya melewati restaurant siap saji dengan inisial K dan lambang lelaki berkumis mengenakan jas putih, memory saya selalu flashback ke masa kecil. Rasa hangat menyelimuti hati saya. Aromanya..ya aroma masakan ayam dan kentang goreng seakan mengingatkan saya ke jaman saya masih kecil dulu, saat papa dan mama saya sering menjemput saya pulang sekolah untuk makan ayam goreng.

feby-febiola-2.jpg

Saya gemar sekali makan ayam goreng, bukan hanya di restaurant siap saji, tetapi juga dirumah. Mama suka masak ayam goreng, biasanya di temani dengan semangkuk sayur bening campur potongan jagung kesukaan saya.

Dari berbagai macam kenangan masa kecil saya, aroma ayam goreng inisial K itu paling melekat di hati saya. Aromanya yang gurih dan asin bercampur sedikit cairan pembersih yang mungkin berasal dari pembersih lantai restaurant seakan menjadi tiket bagi saya untuk kembali ke masa lalu.

Masa masa bahagia kata orang, masa di saat semuanya terasa begitu mudah dan masalah terbesar yang kita hadapi adalah kalau kita lupa bikin Pe-er. Masa-masa ketika kasih sayang orang tua masih sangat kita rasakan, saat-saat kita masih bisa menggelendot manja di lengan orang tua, merengek kepada mereka saat kita butuh sesuatu, minta dipeluk ketika ketakutan, dibelai sebelum tidur. Hal yang semakin jarang dilakukan seiring bertambahnya kedewasaan kita.

Setiap orang pasti punya tiket untuk kembali ke masa kecil, apakah itu makanan, tempat favorite atau bau tertentu. Mama saya dulu, dan sampai sekarang sering memakai parfum estee lauder, namanya white linen, saya selalu ingat setiap kali mama saya mau pergi, dia selalu berdandan dan menyemprot parfum itu.

Waktu saya kecil, baunya terkadang membuat saya trauma, karena berarti kalau mama saya pakai parfum itu, saya harus siap ditinggal. Biasanya saat bau parfum itu mulai tercium saya sudah siap dengan wajah merengut minta diajak, atau minimal dibelikan oleh-oleh.

Saat mama saya sakit, saya khawatir. Kenapa? Karena tiket paling cepat untuk kembali ke masa kecil yang indah adalah dengan memandang wajah orang tua kita. Wajah yang begitu familiar dan hangat di hati. Sebentuk wajah dari masa kecil kita. Wajah yang mengingatkan kita akan hari-hari yang kita lalui, saat wajah itu menjadi lemah dan kesakitan, rasanya saya tidak rela. Tetapi saya menyadari, semua ada masanya, semua ada waktunya..jaman berganti dan tidak ada yang abadi.

Sesuatu hal yang sederhana, kembali ke masa kecil. Apa tiket tercepat anda untuk kembali ke masa kecil?


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post